Perikanan
CONTOH
Potensi Daerah Kabupaten Muna Barat
Keanekaragaman sumber daya alam, letak strategis, dan kekayaan budaya menjadi modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Muna Barat.
Perikanan dan Kelautan
Perikanan tangkap, budidaya, dan pengolahan hasil laut di wilayah pesisir dan kepulauan.
Komoditas Unggulan
Budidaya Tambak (Air Payau), Rumput Laut, Perikanan Tangkap Laut
Wilayah Potensial
3 kecamatan memiliki data potensi
Peluang Investasi
1 peluang terpublikasi
Peta Sebaran Potensi Perikanan
Komoditas / Potensi Unggulan
Data Statistik Sektor Perikanan
Produksi Perikanan Tangkap Laut
14.397,93 ton
Tahun 2024 · Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Muna Barat
Produksi Budidaya Rumput Laut (basah)
3.243,12 ton
Tahun 2025 · Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Muna Barat
Produksi Budidaya Air Payau (tambak)
12.554,76 ton
Tahun 2025 · Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Muna Barat
Produksi Budidaya Air Tawar
394,78 ton
Tahun 2025 · Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Muna Barat
Produksi Budidaya Air Laut
17,76 ton
Tahun 2025 · Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Muna Barat
Peluang Investasi di Sektor Perikanan
Semua Potensi Perikanan
4 potensi terpublikasi
Perikanan
CONTOH
Budidaya Rumput Laut Perairan Tiworo
Kec. Tiworo Kepulauan
Contoh entri potensi perikanan budidaya di perairan Selat Tiworo.
Budidaya Rumput Laut Maginti, Tiworo Utara, dan Tiworo Kepulauan
Kec. Maginti
Produksi rumput laut basah Muna Barat mencapai ±3.243 ton pada 2025, terpusat di Maginti, Tiworo Utara, dan Tiworo Kepulauan.
Perikanan Budidaya Air Payau (Tambak) Kawasan Tiworo
Kec. Tiworo Kepulauan
Budidaya air payau menghasilkan ±12.555 ton pada 2025, terbesar di Tiworo Kepulauan, Tiworo Selatan, dan Tiworo Utara.
Perikanan Tangkap Laut Selat Tiworo
Kec. Tiworo Utara
Produksi perikanan tangkap laut ±14.398 ton (2024) dengan 9.081 nelayan; tertinggi di Tiworo Utara.